Senin, 20 Februari 2012

AKHLAK (BUDI PEKERTI)



A.  Akhlak dan Ikhsan
1.   Pengertian Akhlak
Akhlak adalah tingkah laku atau perbuatan. Akhlak ini menunjukkan ciri atau pun kebiasaan yang dilakukan seseorang baik itu buruk maupun baik.
Akhlak yang baik akan mendapat ganjaran berupa pahala dan pujian. Tetapi akhlak yang buruk tidak selamanya jelek, selama tidak dijadikan kebiasaan.

2.   Pengertian Ikhsan
Ikhsan menurut bahasa adalah berbuat kebaikan. Sebagaimana firman Allah yang dinyatakan dalam surah An-Nahl ayat 90 berikut ini yang Artinya : “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan”.
Dalam arti khusus ihsan dan akhlak sering diartikan sama yaitu sikap atau tingkah laku yang baik menurut islam.
Menurut syari’at ihsan adalah kesungguhan, keikhlasan dan berusaha menjaga tata krama, sopan santun dalam beramal seakan-akan kamu melihat, sebagaimana Ia melihat kamu.
Ihsan ini merupakan faktor utama dalam menentukan diterima atau tidak suatu amal oleh Allah Swt.

B.  Nilai dan Norma
1.   Pengertian Nilai
Nilai adalah sesuatu yang dianggap benar dan diyakini keabsahannya oleh masyarakat. Nilai ini merupakan penerapan dari tingkah laku yang menjadi cermin bagi masyarakatnya kadar atau pun mutu yang dihasilkan oleh nilai akan menjadikan sandaran dalam berbuat.

2.   Pengertian Norma
Norma adalah kaidah atau ketentuan yang mengatur kehidupan dan hubungan antar manusia. Dengan kata lain norma adalah aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat yang dipakai sebagai panduan dan tatanan kendali tingkah laku yang sesuai dengan kehidupan masyarakat dan diterima olah masyarakat itu sendiri.

3.   Macam-macam Norma
a.   Norma Agama
Norma agama adalah peraturan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa untuk manusia agar hidupnya bahagia di dunia dan di akhirat.
b.   Norma kesusilaan
Norma kesusilaan adalah peraturan hidup tentang perbuatan baik dan buruk yang bersumber dari hati nurani manusia. Contoh: jujur, adil, menghormati orang tua.
c.   Norma Kesopanan
Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang menjadi kebiasaan dan berlaku dalam lingkungan masyarakat tertentu. Norma ini sering disebut juga dengan adat istiadat, tata krama, atau pun norma kemasyarakatan.
d.   Norma Hukum
Norma hukum adalah seperangkat ketentuan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang bertujuan untuk ketertiban dan mempunyai kekuatan mengikat dan bersifat memaksa bagi pelanggarnya.

C.  Akhlakul Karimah
Akhlakul karimah adalah tingkah laku atau perbuatan baik dan terpuji. Dengan kata lain juga disebut dengan akhlak mahmudah. Agama islam mengajarkan supaya kita bersikap dan berperilaku baik sehingga menjadi manusia yang berakhlak mulia. Jika kita dapat menampilkan akhlak mulia di masyarakat insyaallah ia akan disukai dan disegani oleh orang lain.
Akhlak terpuji ini akan meningkatkan derajat seseorang disisi Allah Swt, dan juga dalam pandangan manusia, karena antara ilmu dan akhlak maka akhlak adalah pilar utamanya, hadist Rasulullah Saw.:

      ﺍ ﻷ ﺪ ﺑﺎ ﻔﻮ ﻖ ﻋﻠﻢ          
Artinya :”adab (akhlak) lebih tinggi dari ilmu”.
Salah satu risalah rasulullah saw adalah menyempurnakan akhlak manusia.
ﻨﻤﺎ ﺑﻌﺸﺖ ﻻ ﺗﻤﻢ ﻤﻜﺮﻤﺎ ﻷ ﺨﻼﻖ
Artinya : “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan budi pekerti yang baik (akhlak)”.
Dalam membina akhlak terpuji rasulullah memberi suri teladan / contoh bukan sekedar memberi anjuran atau perintah kepada umat. Itulah sebab keberhasilannya karena beliau mempunyai akhlak terpuji yang sangat dikagumi umatnya.
Jadi barang siapa yang ingin sukses ia harus berakhlak mulia dan berusaha meniru akhlak rasulullah saw, yakni menuruti segala perintahnya sesuai al-Qur’an dan hadis, dan menjauhi segala larangannya. Orang yang mempunyai akhlak yang baik maka surgalah tempat yang pantas untuknya.

D.  Hubungan Akhlak dengan Iman dan Ikhsan
Hubungan antara akhlak, iman dan ikhsan sangat erat karena salah satu tidak maka yang lain itu belum sempurna seseorang yang beragama islam harus mengiringi langkahnya dengan keimanan. Begitu pula sebaliknya, akhlak tanpa iman tidaklah berarti. Akan tetapi iman, ikhsan dan akhlak belum cukup karena harus dibarengi dengan ikhsan supaya segala sesuatu amal ibadahnya mendapat nilai dan pahala disisi Allah Swt. Dengan demikian ia akan mendapatkan hasilnya, yaitu berupa pahala dari Allah dan kebahagiaan dunia sampai akhirat.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer

Yahoo News: Top Stories